4 Penyebab Air Liur Rusak

woman feels pain in her mouth

Sahabat Enzim – Air liur (saliva) memiliki banyak manfaat terutama sebagai anti-bakterial alami. Air liur yang sehat bisa menekan jumlah bakteri penyebab bau mulut, kerusakan gigi, dan membantu lancarnya pencernaan.

Air liur dihasilkan kelenjar ludah yang terdiri dari empat pasang yakni kelenjar parotid (di antara pangkal rahang dan telinga), sublingual (di antara dasar mulut dan bawah lidah), subamandibular(di bawah lekuk rahang), dan bukal(di selaput lendir yang melapisi gigi dan mulut).

Sayangnya, banyak masalah yang mengganggu fungsi kelenjar ludah sehingga air liur yang dikeluarkannya tidak berkualitas. Ketika saluran tersebut bermasalah, akan muncul seperti mulut kering, demam, nyeri, kelenjar ludah membengkak, dan saliva yang berbau.

Penyebab rusaknya kelenjar ludah antara lain sebagai berikut.

1. Infeksi virus dan bakteri di tubuh

Infeksi virus seperti gondong, flu, epstein-barr, cytomegalivirus, bahkan HIV sekalipun dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar ludah.

Ciri-ciri terjadi pembengkakan antara lain demam, sakit otot, nyeri sendi, kedua pipi membengkak, dan sakit kepala. Jika disebabkan karena bakteri gejalanya seperti demam, nyeri, dan bengkak pada salah satu sisi pipi.

2. Batu di kelenjar ludah

Zat terkandung dalam air liur dapat terkristalisasi hingga membentuk batu kecil. Meski berukuran satu milimeter, batu ini bisa menyumbat aliran saliva dan membuat kelenjar membengkak.

Ciri adanya batu seperti rasa nyeri yang mendadak setelah makan. Bila sampai infeksi, abses (nanah) bisa terbentuk.

3. Sindrom Sjorgen

Merupakan gangguan autoimun yang menyerang kelenjar ludah yang mengeluarkan cairan, penderita sindrom ini menyebabkan kelenjar ludah membengkak di kedua sisi mulut.

Ciri terjadinya sindrom Sjorgen misalnya mulut kering, penyakit gusi, gigi rusak, sulit mengunyah dan menelan, batuk kering, suara serak, infeksi jamur dalam mulut dan sulit berbicara.

4. Kista

Berkembang jika terjadi luka, infeksi, tumor, atau batu yang menghalangi air liur. Selain itu, ada juga yang dilahirkan dengan kista di kelenjar ludahnya.

Gangguan ini ditandai lendir kuning yang mengalir dan kesulitan makan, berbicara, serta menelan.

Kelenjar ludah bisa dijaga dengan rajin merawat kesehatan gigi dan mulut. Caranya dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari dan terpenting adalah memilih pasta gigi yang tepat seperti Enzim Freshmint.

Dibuat dengan rasa mint yang disukai banyak orang dan mengandung enzim-enzim serta protein yang berfungsi untuk memperkuat kinerja protein-protein alamiah di dalam air ludah.

Efektif untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan, mengurangi bau mulut dan mencegah terjadinya gigi berlubang.

Di semua varian produk pasta gigi enzim terdapat kandungan enzim amyloglucosidase, glucose-oxidase dan lactoperoxidase. Ketiga komponen enzim tersebut akan berbaur dengan air ludah dan berperan dalam pembentukan hipotiosianat.

Hipotiosianat berfungsi untuk menghambat perkembangbiakan bakteri. Penyakit-penyakit mulut tidak akan timbul apabila bakteri di dalam rongga mulut terkontrol populasinya (bakteriostatik).

Ayo jaga kesehatan kelenjar ludah dan saliva dengan Enzim Freshmint. Gigi bersih, rongga mulut sehat berkat rutin menggunakan pasta gigi Enzim. Karena sehat itu kebutuhan, bukan pilihan.

Bagikan artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on email
Share on whatsapp

Beli di sini:

Close Menu
Need Help? Chat with us