Melihat gigi si kecil tanggal mungkin menjadi hal yang wajar bagi orang tua. Namun, tahukah jika kehilangan gigi sebelum waktunya bisa berdampak pada pertumbuhan gigi permanen? Pasalnya, gigi ompong terlalu dini dapat membuat ruang tumbuh gigi permanen terganggu dan berisiko memengaruhi susunan gigi anak. Lalu, apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mencegahnya?
Penyebab Gigi Ompong Pada Anak
Gigi susu umumnya mulai tanggal alami saat anak berusia sekitar enam tahun. Namun, gigi ompong juga bisa terjadi lebih awal akibat beberapa faktor berikut.
- Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Manis
Kebiasaan mengonsumsi makanan manis seperti permen, cokelat serta minuman manis dapat meningkatkan risiko gigi berlubang jika kebersihan gigi tidak dijaga dengan baik. - Kurang Menjaga Kebersihan Gigi
Jarang menyikat gigi atau teknik menyikat gigi yang kurang tepat dapat menyebabkan penumpukan plak dan meningkatkan risiko kerusakan gigi. - Gigi Berlubang yang tidak Ditangani
Kerusakan gigi yang semakin parah dapat menyebabkan gigi susu perlu dicaabut sebelum waktunya jika sudah tidak bisa dipertahankan. - Cedera Pada Gigi
Benturan saat bermain atau terjatuh dapat menyebabkan gigi susu rusak hingga terlepas sebelum waktunya.
Benarkah Gigi Ompong Memengaruhi Pertumbuhan Gigi Permanen?
Jawabannya, bisa! Gigi susu memiliki peran penting dalam membantu mengunyah, berbicara, dan menjaga ruang bagi gigi permanen yang akan tumbuh. Ketika gigi susu tanggal terlalu dini, gigi di sebelahnya berpotensi bergeser ke ruang kosong tersebut. Akibatnya, ruang untuk gigi permanen bisa berkurang sehingga gigi berisiko tumbuh berjejal atau tidak sejajar. Meski begitu, dampaknya bergantung pada usia anak, posisi gigi yang hilang, dan kondisi pertumbuhan giginya.
Jika anak mengalami gigi ompong sebelum waktunya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter gigi. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah anak membutuhkan perawatan khusus guna menjaga ruang bagi gigi permanen.
Cegah Gigi Berlubang Sejak Dini dengan Pasta Gigi yang Tepat
Mencegah gigi berlubang menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kehilangan gigi susu terlalu dini. Biasakan anak menyikat gigi dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur. Batasi konsumsi makanan manis dan jadwalkan pemeriksaan gigi secara berkala. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memilih pasta gigi untuk gigi berlubang yang mengandung fluoride sesuai usia anak.
Fluoride membantu memperkuat enamel dan mencegah gigi berlubang jika digunakan secara rutin dengan cara yang tepat. Enzim Mixdent dapat menjadi pilihan tepat pasta gigi mengandung fluoride khusus untuk anak usia 7-15 taun yang sedang dalam masa peralihan dari gigi susu ke permanen. Diformulasikan dengan enzim aktif dan tanpa detergen, enzim mixdent juga mengandung ekstra colostrum untuk bantu tingkatkan imun rongga mulut anak.
Jangan menunggu sampai anak mengalami gigi ompong terlalu dini untuk mulai memperhatikan kesehatan giginya. Dengan kebiasaan menyikat gigi yang benar, penggunaan pasta gigi yang tepat, dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi, orang tua dapat membantu menjaga gigi susu tetap sehat hingga waktunya tanggal secara alami. Sebab, gigi susu yang terawat merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang gigi anak.

Pasta Gigi enzim Mixdent
Pasta Gigi Enzim Mixdent untuk usia 7-15 tahun. Diformulasikan untuk menjaga kesehatan gigi pada masa peralihan gigi susu ke gigi permanen. Mengandung enzim aktif, protein dan tanpa detergen serta mengandung colostrum untuk meningkatkan imunitas dalam rongga mulut.



