Sariawan biasanya berupa perlukaan putih kekuningan dengan permukaan yang agak cekung dan terasa perih atau sakit. Perlukaan ini bisa muncul tunggal maupun berkelompok. Sariawan (Stomatitis aphtosa) merupakan peradangan yang terjadi dipermukaan mukosa mulut dengan diameter 2mm – 8mm. Sariawan terkadang bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi kita juga mesti cermati sariawan yang dialami pertanda apa? Karena beberapa penyakit tertentu seperti : penyakit autoimun, HIV, Herpes, Defisiensi Vitamin, dll. sering ditandai ada kemunculan sariawan yang tidak sembuh-sembuh.
Secara umum Sariawan dibagi tipe yaitu:
1.Sariawan Akut
Pada umumnya, sariawan akut disebabkan oleh trauma sikat gigi, tergigit, pemakaian gigi palsu, pemakaian alat orthodontic dan sebagainya. Sariawan akut akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari, tanpa pengobatan khusus.
2. Sariawan Kronis
Ini disebabkan karena kondisi mulut kering (xerostomia) sehingga sariawan sering terjadi. Penyebab mulut kering bisa dikarenakan gangguan psikologis (stress), perubahan hormonal, gangguan pencernaan, sensitif terhadap makanan tertantu dan terlalu banyak mengonsumsi antihistamin.
Pada keadaan mulut kering, kuantitas air ludah berkurang mengakibatkan kualitasnya pun juga akan berkurang sehingga air ludah tidak dapat mengendalikan pertumbuhan bakteri termasuk bakteri Streptococcus Sanguis. Apabila bakteri ini berkembang biak tidak terkendali dan berkoloni pada satu titik, maka dapat menyebabkan perlukaan yang disebut sariawan.
Lantas bagaimana cara cepat sembuhkan sariawan?
Menggunakan pasta gigi Enzim yang tidak mengandung detergen cocok dijadikan sebagai pasta gigi sariawan karena tidak menimbulkan kondisi mulut kering. Pasta gigi enzim juga mengandung enzim dan protein yang membantu mengatasi sariawan, karena kandungan enzim dapat bersinergi meningkatkan kualitas air ludah yg berfungsi mengendalikan pertumbuhan bakteri, termasuk bakteri Streptococcus Sanguis.
Pasta gigi enzim telah terbukti efektif mengatasi sariawan. Hal ini berdasarkan hasil penelitian drg Juni Handajani, dkk (2005) yang menunjukkan bahwa pasta gigi enzim mempunyai daya anti bakteri terhadap streptococcus alpha mulai konsentrasi 5%. Artinya apabila menggunakan pasta gigi enzim yang telah bercampur dengan saliva sehingga terjadi pengenceran pastanya, maka pasta gigi enzim tersebut masih dapat berfungsi sebagai antibakteri terhadap Streptoccocus Alpha
Sahabat Enzim bisa menggunakan varian Enzim 40 Plus sebagai pasta gigi sariwan karena mengandung allantoin yang mampu membantu mempercepat penyembuhan luka. Di samping menggunakan enzim 40 Plus, sahabat enzim juga dapat berkumur dengan enzim mouthwash setelah sikat gigi. Enzim mouthwash tidak mengandung alkohol sehingga tidak menyebabkan mulut kering. Terdapat kandungan allantoin juga yang efektif sebagai cara cepat sembuhkan sariawan. Menggunakan pasta gigi enzim dan enzim mouthwash secara rutin akan mempercepat penyembuhan sariawan dan akan mencegah terjadinya kekambuhan.

Pasta Gigi enzim 40 Plus
Varian 40 Plus merupakan pasta gigi tanpa deterjen yang diformulasikan untuk pengguna usia 40 tahun ke atas atau usia sebelumnya yang terindikasi memiliki gigi sensitif, atau memiliki masalah mulut kering, gigi ngilu, radang gusi dan bau mulut.


