Sakit gigi anak di usia 8 tahun cukup sering membuat orang tua khawatir. Apalagi, pada usia ini anak sedang berada di masa pergantian gigi susu menuju gigi permanen. Rasa ngilu atau tidak nyaman bisa muncul ketika gigi permanen mulai tumbuh, tetapi bukan berarti semua keluhan sakit gigi berasal dari proses tersebut. Ada beberapa kondisi lain yang juga perlu diperhatikan agar orang tua tidak salah menganggap sakit gigi sebagai bagian normal dari pertumbuhan.
Penyebab Sakit Gigi Anak di Usia 8 Tahun
Salah satu penyebab sakit gigi anak adalah gigi susu yang belum tanggal sepenuhnya, sementara gigi permanen sudah mulai muncul. Akibatnya, posisi gigi bisa terlihat berjejal dan area gusi terasa kurang nyaman.
Proses tumbuhnya gigi permanen juga dapat membuat gusi menjadi lebih sensitif. Anak mungkin merasa sedikit sakit saat mengunyah atau menyikat gigi. Selain itu, penumpukan plak akibat kebersihan gigi yang kurang terjaga dapat memicu masalah pada gigi dan gusi. Kondisi gigi berlubang juga tidak boleh diabaikan. Konsumsi makanan manis terlalu sering, ditambah plak yang tidak dibersihkan dengan baik, dapat meningkatkan risiko gigi berlubang. Jika sakit terasa terus-menerus, semakin parah, atau disertai pembengkakan, sebaiknya segera bawa anak ke dokter gigi untuk mendapat perawatan yang tepat.
Cara Merawat Gigi Permanen Saat Masa Pergantian
Masa transisi gigi susu ke gigi permanen menjadi waktu yang tepat untuk membiasakan cara merawat gigi permanen sejak dini. Anak perlu diajarkan menyikat gigi dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur. Ajarkan anak menyikat seluruh permukaan gigi dengan gerakan lembut. Jangan lupa membersihkan bagian belakang gigi yang terkadang terlewat. Selain itu pemilihan pasta gigi juga penting. Gunakan produk yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak.
Pilih Pasta Gigi Sesuai Usia Anak
Orang tua dapat mempertimbangkan pasta gigi pencegah gigi berlubang yang sesuai dengan usia anak untuk membantu menjaga kebersihan gigi selama masa transisi dari gigi susu ke gigi permanen. Untuk anak usia 7–15 tahun, Enzim Mixdent dapat menjadi pilihan untuk membantu merawat rongga mulut.
Enzim Mixdent tanpa detergen atau non SLS, mengandung enzim aktif dan protein untuk bantu jaga keseimbangan bakteri dii rongga mulut. Terdapat kandungan colostrum untuk bantu tingkatkan imunitas rongga mulut anak sehingga dapat mencegah masalah rongga mulut yang mengganggu. Tidak hanya itu, enzim mixdent juga merupakan pasta gigi berfluoride yang dapat mencegah gigi berlubang dan bantu memperkuat enamel gigi anak.
Agar kandungan enzim dalam pasta gigi dapat bekerja secara optimal di rongga mulut, ajarkan anak untuk sikat gigi dengan cara kering. Caranya cukup mudah, yaitu tidak perlu membasahi sikat gigi atau berkumur terlebih dahulu. Langsung oleskan pasta gigi pada bulu sikat, kemudian sikat gigi selama kurang lebih 2 menit. Setelah selesai, barulah berkumur hingga bersih.
Masa pergantian gigi merupakan bagian penting dari tumbuh kembang anak. Jadi, ketika sakit gigi anak di usia 8 tahun muncul, orang tua tidak perlu langsung panik, cari tahu penyebabnya. Jika keluhan sakit tidak kunjung membaik segera lakukan pemeriksakan ke dokter gigi. Sebaiknya cegah sebelum masalah sakit gigi anak terjadi dengan cara sikat gigi

Pasta Gigi enzim Mixdent
Pasta Gigi Enzim Mixdent untuk usia 7-15 tahun. Diformulasikan untuk menjaga kesehatan gigi pada masa peralihan gigi susu ke gigi permanen. Mengandung enzim aktif, protein dan tanpa detergen serta mengandung colostrum untuk meningkatkan imunitas dalam rongga mulut.



