Menggunakan behel atau karet gigi bukan hanya soal merapikan susunan gigi, tetapi juga menjaga kondisinya agar perawatan berjalan optimal. Salah satu masalah yang sering dialami pengguna behel adalah karet behel lepas. Selain membuat tidak nyaman, kondisi ini bisa menimbulkan kekhawatiran tentang biaya tambahan untuk memperbaikinya. Namun karet behel lepas tidak selalu berarti harus mengeluarkan biaya lebih karena tergantung pada kondisi behel dan kebijakan dokter gigi. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan saat mengalaminya? Simak penjelasan berikut.
Apa Penyebab Karet Behel Lepas
Karet behel berfungsi membantu menahan kawat pada bracket agar tetap berada di posisinya. Saat mengalami karet behel lepas, jangan langsung panik. Pastikan apakah hanya karetnya yang hilang atau bracket dan kawat yang ikut bergeser. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan karet terlepas mulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan keras dan lengket hingga tekanan berlebih saat menggigit makanan.
Selain itu, benturan atau kondisi bracket yang bermasalah juga dapat menyebabkan komponen behel terlepas. Maka dari itu, pengguna gigi berkawat perlu lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan menjaga kondisi behel selama perawatan.
Karet Behel Lepas? Ini Cara Mengatasinya
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah masalah bertambah parah.
- Periksa kondisi behel
Gunakan bantuan cermin untuk melihat bagian yang terlepas. Pastikan apakah hanya karetnya yang hilang atau ada bracket dan kawat yang ikut bergeser. Hindari menarik atau memperbaiki komponen behel sendiri. - Hindari makanan keras dan lengket
Saat menggunakan behel, pilih makanan bertekstur lunak untuk sementara waktu agar tekanan pada gigi dan behel tidak berlebihan. Hindari makanan seperti permen kenyal, kacang keras, atau es batu yang berisiko merusak komponen behel. - Hubungi dokter gigi
Sebaiknya segera hubungi dokter gigi dan tanyakan apakah karet perlu segera dipasang kembali atau bisa menunggu jadwal kontrol berikutnya. Jika kawat menusuk pipi, bracket terlepas, atau muncul rasa sakit yang mengganggu, segera konsultasikan.
Pentingnya Merawat Gigi Berkawat Agar Tetap Bersih dan Sehat
Selain memperhatikan kondisi behel, merawat gigi berkawat juga tidak boleh diabaikan. Keberadaan bracket dan kawat membuat sisa makanan lebih mudah tersangkut sehingga plak dapat menumpuk jika kebersihan gigi tidak dijaga dengan baik. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan teknik yang tepat. Bersihkan sela-sela gigi dan are sekitar bracket dengan sikat interdental untuk membantu menjangkau bagian yang sulit dibersihkan. Kebiasaan ini penting agar kesehatan gigi dan gusi tetap terjaga selama perawatan.
Untuk mendukung kebersihan selama perawatan ortodonti, pemilihan pasta gigi perlu diperhatikan. Pastikan memilih pasta gigi untuk pengguna kawat gigi agar kebersihan gigi optimal. Enzim orthodontic dapat menjadi pilihan untuk melengkapi rutinitas perawatan behel. Pasta gigi untuk pengguna kawat gigi ini diformulasikan tanpa detergen dan mengandung enzim aktif serta protein. Memiliki daya bersih tinggi namun tingkat abrasivitas rendah. Terdapat kandungan lainnya seperti colostrum, allantoin, dan vitamin E untuk menjaga kelembapan rongga mulut sekaligus mencegah masalah lain yang sering terjadi saat penggunaan kawat gigi.
Agar lebih optimal gunakan juga enzim mouthwash, obat kumur free alkohol dan antiseptik untuk membersihkan secara maksimal sekaligus mencegah bau mulut, pembentukan plak, dan gigi sensitif.
Karet behel lepas tidak perlu membuat panik. Dengan penanganan yang tepat dan kontrol rutin ke dokter gigi, perawatan behel bisa berjalan optimal. Jangan lupa, jaga kebersihan rongga mulut dengan Enzim Orthodontic dan Enzim Mouthwash agar gigi tetap bersih, rongga mulut nyaman, dan senyum makin percaya diri!

Pasta Gigi Enzim Orthodontic
Pasta Gigi Enzim varian ini diformulasikan khusus untuk pengguna kawat gigi. Daya bersih tinggi dengan bahan abrasif rendah yang mengandung ekstra colostrum 10 kali lebih banyak untuk melembabkan rongga mulut dan cegah mulut kering. Memiliki berbagai kandungan yang bermanfaat mencegah masalah pengguna kawat gigi seperti sariawan, gigi berlubang, mulut kering, dan bau mulut.



