Search

Gigi Tonggos Pada Anak Bisa Terjadi Karena Kebiasaan Sepele Ini

Gigi tonggos pada anak sering membuat orang tua khawatir, terutama saat gigi permanen mulai tumbuh. Kondisi ini bisa dipengaruhi banyak hal, seperti pertumbuhan rahang, bentuk gigi, hingga faktor keturunan. Namun, kebiasaan sehari-hari juga dapat ikut memengaruhi posisi gigi. Oleh karena itu, penting mengenali penyebab gigi tonggos, terutama ketika anak memasuki masa pergantian gigi.

Penyebab Gigi Tonggos Pada Anak

Ada beberapa penyebab gigi tonggos yang perlu diperhatikan orang tua, diantaranya:

1. Kebiasaan Mengisap Jari

 

Mengisap jari merupakan kebiasaan alami yang membuat anak merasa nyaman. Namun, jika terus dilakukan ketika anak semakin besar, tekanan jari pada gigi dan langit-langit mulut dapat memengaruhi susunan gigi. Gigi depan atas juga bisa terlihat lebih maju. Kebiasaan ini dapat menjadi salah satu penyebab gigi tonggos jika dilakukan dalam waktu yang lama. Orang tua sebaiknya mulai memantau dan membantu anak mengurangi kebiasaan tersebut secara perlahan.

2. Terlalu Lama Menggunakan Dot atau Empeng

Dot atau empeng tidak selalu berdampak buruk pada gigi, tapi hal yang perlu diperhatikan justru durasi penggunaannya. Apabila terlalu lama terutama setelah usia 18 bulan dan berlanjut hingga lebih dari 3 tahun, dapat berisiko mengubah posisi gigi dan gigitan. Makanya, penggunaan dot sebaiknya dikurangi sesuai usia.

3. Sering Mendorong Lidah ke Gigi

Beberapa anak tanpa sadar mendorong lidah kea rah gigi depan saat menelan atau berbicara. Jika terjadi berulang, tekanan tidah dapat ikut memengaruhi posisi gigi dan bentuk gigitan. Meski bisa menjadi salah satu penyebab gigi tonggos, kebiasaan ini bukan satu-satunya faktor. Pertumbuhan rahang maupun bentuk gigi juga berperan dalam susunan gigi.  

4. Bernapas Melalui Mulut

Anak yang terbiasa bernapas melalui mulut juga sebaiknya tidak diabaikan. Dalam perkembangan rongga mulut dan wajah, pola pernapasan yang tergganggu dapat berkaitan dengan perubahan seperti wajah yang lebih panjang, langit-langit menyempit, dan gigi tonggos.

5 mitos tentang gigi permanen ini wajib diketahui orang tua, cek di sini

Gigi Permanen Mulai Tumbuh, Jangan Abaikan Perawatannya

Selain mengenali penyebab gigi tonggos, orang tua perlu memahami cara merawat gigi permanen sejak gigi mulai tumbuh. Masa pergantian gigi merupakan tahap penting karena gigi permanen akan digunakan hingga dewasa. Cara merawat gigi permanen paling mudah yaitu menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi pra remaja seperti enzim mixdent. Diformulasikan khusus untuk usia 7-15 tahun yang sedang berada dalam masa transisi gigi susu ke gigi permanen. Enzim mixdent tanpa detergen, mengandung enzim aktif dan colostrum untuk tingkatkan imun rongga mulut anak. Bakteri di rongga mulut seimbang sehingga dapat mencegah permasalahan rongga mulut. Enzim mixdent juga merupakan pasta gigi berfluoride yang dapat bantu cegah gigi berlubang sejak dini.

Ajarkan kepada anak untuk sikat gigi cara kering dengan pasta gigi enzim. Caranya tanpa berkumur dan membasahi bulu sikat oleskan pasta gigi ke sikat gigi lalu menyikat gigi selama 2 menit setelah itu baru berkumur. Tujuannya agar kandungan enzim dapat bekerja maksimal sehingga kualitas air liur terjaga.

Dengan membiasakan cara merawat gigi permanen sejak dini dan melakukan pemeriksaan gigi secara rutin, orang tua dapat membantu menjaga kebersihan serta kesehatan gigi selama masa pertumbuhan.

Pasta Gigi enzim Mixdent

Pasta Gigi Enzim Mixdent untuk usia 7-15 tahun. Diformulasikan untuk menjaga kesehatan gigi pada masa peralihan gigi susu ke gigi permanen. Mengandung enzim aktif, protein dan tanpa detergen serta mengandung colostrum untuk meningkatkan imunitas dalam rongga mulut.