Search

Tips Perawatan Gigi Lansia yang Wajib Diketahui

Banyak orang mengira bahwa masalah gigi hanya terjadi saat muda, padahal lansia justru lebih rentan mengalami gigi goyang, gusi sensitif, hingga mulut kering. Untuk itu, perawatan gigi lansia tidak boleh dianggap sepele. Memasuki usia 60 tahun ke atas, perubahan pada tubuh turut memengaruhi kondisi rongga mulut.

Produksi air liur menurun, jaringan gusi melemah, dan tulang rahang bisa menyusut. Jika tidak dilakukan perawatan yang tepat, ini bisa menyebabkan infeksi, rasa nyeri, hingga kesulitan makan. Oleh karena itu, cara merawat gigi dan mulut lansia harus lebih diperhatikan.  Berikut tips perawatan gigi lansia agar tetap sehat dan kuat.

1. Sikat Gigi Secara Teratur

Lansia harus sikat gigi minimal dua kali shari menggunakan sikat gigi berbulu lembut. Hindari tekanan berlebihan agar tidak merusak gusi yang sudah sensitif. Selain itu, gunakan teknik menyikat yang benar dan menyeluruh.

2. Pilih Pasta Gigi Lansia yang Tepat

Pilihlah pasta gigi lansia yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan mereka. Salah satu rekomendasi terbaik adalah pasta gigi enzim 40plus. Pasta gigi ini tanpa detergen dan mengandung enzim aktif serta protein yang bantu mengembalikan fungsi air liur untuk mengendalikan perkembangbiakan bakteri dalam rongga mulut.

Pasta gigi enzim 40plus memiliki kandungan komplit seperti colostrum untuk mencegah masalah mulut kering yang biasanya dialami lansia, potassium nitrate untuk mengatasi gigi sensitif, allantoin untuk percepat penyembuhan luka pada sariawan dan gusi berdarah, vitamin E untuk meremajakan gusi, dan zinc gluconate untuk mencegah bau mulut. Menggunakan enzim 40plus bisa menjadi salah satu cara merawat gigi dan mulut lansia secara efektif.

3. Gunakan Obat Kumur Bebas Alkohol

Dikarenakan pada usia lanjut risiko mulut kering meningkat, maka disarankan untuk memilih obat kumur yang bebas alkohol. Perlu diketahui alkohol pada obat kumur dapat memicu bahkan memperparah kondisi mulut kering. Maka dari itu, gunakan obat kumur bebas alkohol seperti enzim mouthwash untuk menjaga kelembapan rongga mulut. Enzim mouthwash tidak hanya menyegarkan nafas, tetapi juga bantu mencegah pembentukan plak gigi dan mengurangi ngilu pada gigi yang sensitif.

4. Rutin Bersihkan Gigi Palsu

Bagi lansia yang menggunakan gigi palsu, penting untuk melepas dan membersihkannya setiap malam. Hal ini mencegah infeksi jamur dan penumpukan bakteri yang bisa memperburuk kesehatan mulut.

5. Konsumsi Makanan Sehat

Perawatan gigi lansia tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Pastikan lansia menginsumsi makanan sehat yang kaya kalsium dan sayuran hijau untuk memperkuat gigi dan gusi. Hindari makanan terlalu keras, manis berlebihan, atau asam karena bisa mempercepat kerusakan gigi.

6. Pemeriksaan Rutin ke Dokter Gigi

Selain perawatan rongga mulut yang tepat, kunjungan ke dokter gigi minimal dua kali setahun sangat dianjurkan. Pemeriksaan rutin dapat mendeteksi masalah gigi dan mulut serta memastikan bahwa perawatan gigi lansia berjalan efektif.

Memilih pasta gigi lansia yang tepat seperti Enzim 40plus, serta menjalani perawatan gigi lansia secara konsisten, akan membantu menjaga kesehatan mulut tetap prima. Ingat, cara merawat gigi dan mulut lansia tidak bisa disamakan dengan usia muda harus lebih hati-hati, telaten, dan disesuaikan dengan kebutuhan khusus lansia.

Pasta Gigi enzim 40 Plus

Varian 40 Plus merupakan pasta gigi tanpa detergen yang diformulasikan untuk pengguna usia 40 tahun ke atas atau usia sebelumnya yang terindikasi memiliki gigi sensitif, atau memiliki masalah mulut kering, gigi ngilu, radang gusi dan bau mulut.