Aneka jajanan manis seperti permen, cokelat, biskuit, hingga minuman kemasan memang sulit ditolak anak-anak. Jika dikonsumsi sesekali dan diimbangi dengan kebiasaan menjaga kebersihan gigi, makanan manis masih dapat menjadi bagian dari pola makan anak. Namun, jika kebiasaan konsumsi makanan manis terjadi hampir setiap hari, orang tua perlu lebih waspada. Di balik rasanya yang lezat, makanan dan minuman tinggi gula dapat menjadi salah satu penyebab utama gigi berlubang pada anak.
Penyebab Jajanan Manis Bisa Memicu Gigi Berlubang pada Anak
Banyak orang mengira penyebab gigi berlubang hanya karena anak malas menyikat gigi. Padahal terlalu seirng mengonsumsi jajanan manis juga berperan besar. Semakin sering anak mengonsumsi makanan atau minuman manis, semakin sering pula bakteri menghasilkan asam yang dapat menyerang gigi anak. Lama-kelamaan asam tersebut dapat mengikis lapisan email gigi hingga akhirnya terbentuk gigi berlubang pada anak. Itulah sebabnya, orang tua perlu mulai menerapkan kebiasaan yang dapat membantu mencegah gigi berlubang pada anak sejak dini.
Jangan panik! Sakit Gigi Anak Dapat Reda dengan 7 Bahan Alami Ini, cek disini
Cara Mencegah Gigi Berlubang pada Anak
Kabar baiknya, kebiasaan sederhana di rumah bisa membantu mengurangi risiko gigi berlubang pada anak. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Batasi Frekuensi Jajan Manis
Tidak perlu melarang anak menikmati makanan favoritnya, tetapi usahakan hanya perbolehkan anak jajan manis pada waktu tertentu, misalnya setelah makan utama. Hindari kebiasaan ngemil manis berkali-kali sepanjang hari.
2. Pilih Camilan yang Lebih Sehat
Gantilah camilan tinggi gula dengan buah segar, keju, yogurt tanpa tambahan gula, atau kacang-kacangan sesuai usia anak. Selain lebih sehat, camilan ini juga lebih ramah untuk kesehatan gigi.
3. Hindari Kebiasaan Mengemut Permen
Mengemut permen terlalu lama membuat gula terus menerus menempel pada gigi. Semakin lama gula di gigi, semakin besar peluang bakteri menghasilkan asam penyebab kerusakan gigi.
4. Minum Air Putih atau Berkumur Setelaah Makan
Selain mengonsumsi makanan manis, ajak anam minum air putih atau berkumur. Cara sederhana ini membantu membersihkan sisa gula yang masih menempel di permukaan gigi.
5. Sikat Gigi Dua Kali Sehari
Biasakan anak menyikat gigi setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur menggunakan pasta gigi berfluoride. Kandungan fluoride membantu memperkuat email gigi sehingga lebih tahan terhadap serangan asam penyebab gigi berlubang. Salah satu pilihan yang dapat digunakan adalah enzim mixdent Sebagai pasta gigi pencegah gigi berlubang, enzim mixdent diformulasikan untuk membantu menjaga kesehatan gigi anak selama masa peralihan dari gigi susu ke gigi permanen.
enzim mixdent mengandung enzim aktif yang membantu mengontrol bakteri jahat di rongga mulut serta colostrum yang berperan meningkatkan imunitas rongga mulut anak. Kombinasi tersebut membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi sehingga anak dapat terhindar dari berbagai risiko masalah gigi dan mulut.
Mencegah gigi berlubang pada anak tidak harus dengan cara yang rumit. Cukup mulai dari membatasi konsumsi makanan manis, membiasakan anak menjaga kebersihan gigi, dan memilih pasta gigi yang tepat. Dengan perawatan yang dilakukan secara rutin sejak dini, kesehatan gigi anak dapat tetap terjaga sehingga masa tumbuh kembangnya berlangsung lebih nyaman dengan senyum yang sehat dan percaya diri.

Pasta Gigi enzim Mixdent
Pasta Gigi Enzim Mixdent untuk usia 7-15 tahun. Diformulasikan untuk menjaga kesehatan gigi pada masa peralihan gigi susu ke gigi permanen. Mengandung enzim aktif, protein dan tanpa detergen serta mengandung colostrum untuk meningkatkan imunitas dalam rongga mulut.




