Umumnya, gigi anak pertama kali akan tumbuh ketika usianya berkisar 6 bulan. Ini diawali dengan tumbuhnya gigi seri tengah bagian bawah. Namun, apabila usianya sudah mencapai 9 bulan tapi belum kunjung tumbuh gigi. Apakah itu normal?
Bayi 9 bulan belum tumbuh gigi, Normalkah?
Journal Kesehatan gigi dan mulut menjelaskan bahwa setiap anak memiliki waktu tumbuh gigi yang berbeda-beda. Ada yang sudah tumbuh gigi ketika anak berusia sekitar 6 bulan, ada bayi yang sudah tumbuh gigi sejak lahir disebut dengan istilah natal teeth, atau bahkan ada anak yang belum tumbuh giginya sampai usia 12 bulan. Hal ini dikarenakan adanya beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan waktu tumbuh gigi.
Faktor perbedaan waktu tumbuh gigi
Adapun hal-hal yang mempengaruhi perbedaan waktu tumbuh gigi adalah sebagai berikut.
1. Faktor genetika
Hal utama yang menjadi penyebab belum tumbuh gigi pada usia 9 bulan adalah faktor genetika. Faktor ini sangat berperan besar dan menentukan cepat atau lambatnya pertumbuhan gigi pada anak. Jika anggota keluarga, terlebih kedua orangtua memiliki riwayat keterlambatan pertumbuhan gigi, maka sangat mungkin anak mengalami hal serupa. Begitu pun sebaliknya, jika kedua orangtua memilki riwayat pertumbuhan gigi yang normal, maka dampaknya juga akan terlihat pada pertumbuhan gigi anak.
2. Kekurangan gizi
Gizi juga menjadi faktor penting untuk pertumbuhan fisik seseorang, termasuk pertumbuhan gigi. Jika gizi yang masuk ke dalam tubuh sedikit, maka itu juga akan mempengaruhi tumbuhnya gigi anak. Kekurangan gizi juga bisa berdampak bagi tumbuh kembang anak, maka sangat dibutuhkan perhatian kecukupan gizi sejak sang ibu mengandung.
3. Trauma di mulut bayi
Cidera atau trauma yang cukup berat pada area mulut akibat terjatuh atau terbentur bisa menjadi faktor yang mengganggu proses pertumbuhan gigi anak. Maka perhatikan dan pastikan kalau tidak ada luka atau cidera pada mulut anak.
4. Kondisi tertentu
Jika tidak terjadi faktor-faktor yang tersebut tidak pernah terjadi pada anak, maka bisa jadi ada kondisi tertentu lainnya sebagai penyebab, seperti :
- Berat badan bayi yang terlalu rendah
- Anodontia yaitu kondisi di mana seseorang tidak memiliki gigi sama sekali, baik gigi susu maupun gigi permanen. Kondisi ini termasuk dalam kategori agenesis gigi (gigi tidak tumbuh sejak lahir.
- Hipotirodisme yaitu kondisi kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Hormon tiroid ini sangat penting untuk mengatur metabolisme, suhu tubuh, detak jantung, dan keseimbangan energi. Ketika hormon tiroid rendah, berbagai fungsi tubuh dapat melambat
Beberapa hal yang perlu diketahui dan diperhatikan oleh orangtua agar bisa mengetahui pertumbuhan gigi dan Kesehatan gigi anaknya. Mulai dari tanda mengeluarkan air liur lebih banyak dari biasanya, mulai menggigiti benda-benda, gusi membengkak, kurangnya nafsu makan, dan gejala demam.
Dalam hal memperhatikan Kesehatan gigi anak, perlu diketahui pemilihan pasta gigi yang tepat untuk merawat serta membersihkan gigi dan mulut anak. Pasta gigi Enzim Anak merupakan pilihan tepat untuk digunakan untuk menjaga Kesehatan gigi dan mulut anak, karena tanpa detergen dan mengandung enzim yang berfungsi untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri dalam mulut, agar terhidar dari permasalahan gigi dan mulut seperti, gigi berlubang, bau mulut, sariawan dll. Pasta gigi enzim anak aman jika tertelan karena berbahan foodgrade. Mengandung fluoride sesuai anjuran BPOM dan memiliki berbagai rasa buah yang pasti disukai anak.

Pasta Gigi enzim Anak Strawberry
Pasta Gigi Enzim Anak diformulasikan untuk menjaga kesehatan gigi susu anak. Tidak mengandung deterjen sehingga aman dan tidak mengakibatkan kerusakan pada gigi dan jaringan lunak dalam rongga mulut.




