Special inquiry? Call us : 0815 196 44 820

Peranan pasta gigi enzim dalam menghambat pertumbuhan bakteri di dalam mulut

Sahabat Enzim – Penyakit gigi dan mulut, seperti radang gusi, gigi berlubang, sariawan, dan bau mulut, seringkali terjadi karena menurunnya kemampuan daya hambat air ludah terhadap pertumbuhan bakteri. Air ludah, yang merupakan campuran dari sekresi kelenjar ludah parotis, submandibularis, sublingualis, dan kelenjar mukosa mulut lainnya, memiliki peran aktif dalam mencegah infeksi akibat rangsangan zat.

Enzim 40 Plus

Varian 40 Plus merupakan pasta gigi tanpa deterjen yang diformulasikan untuk pengguna usia 40 tahun ke atas atau usia sebelumnya yang terindikasi memiliki gigi sensitif, atau memiliki masalah mulut kering, gigi ngilu, radang gusi dan bau mulut.

Peranan air ludah secara aktif di dalam rongga mulut yaitu mencegah terjadinya infeksi akibat rangsangan zat. Kemampuan anti-infeksi air ludah terutama disebabkan oleh sifatnya yang bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri) dan bakterisidal (membunuh bakteri patogen). Air ludah juga berperan dalam aglutinasi, koagulasi darah, kemotaksis terhadap leukosit, meningkatkan permeabilitas pembuluh darah kapiler, serta mengurangi virulensi mikroba. Komponen-komponen air ludah yang berkaitan dengan kemampuan anti infeksi adalah lisosim, sistem laktoperoksidase dan imunoglobulin. Lisosim adalah jenis enzim hidrolitik yang terdapat juga didalam sekresi hidung, air mata dan sebagian besar cairan serta jaringan tubuh. Imunoglobulin adalah protein antibodi yang spesific. Dalam air ludah terutama ditemukan imunoglobulin jenis IgA yang komposisinya berbeda dengan IgA di dalam serum darah. Enzim laktoperoksidase adalah enzim hemoprotein yang memerlukan ion-ion tiosianat dan hidrogen peroksida sebagai kofaktor dalam proses pengendalian bakteri. Sistem laktoperoksidase mempunyai 3 komponen yaitu enzim laktoperoksidase, ion tiosianat dan hidrogen peroksida. Ion tiosianat terdapat di dalam air ludah dan hidrogen peroksida dihasilkan oleh bakteri di dalam mulut. Tiosianat sebagai ko-substrat dengan pengaruh laktoperoksidase dan dioksidase oleh hidrogen sulfida menjadi tiosianat yang mengakibatkan penghambatan proses glikolisis bakteri.

Pasta gigi Enzim mengandung komposisi enzimatic system yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri selama 21 jam, bahkan saat tidak ada aktivitas makan dan minum. Dengan demikian, penggunaan pasta gigi Enzim secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mencegah masalah seperti radang gusi, gigi berlubang, sariawan, dan bau mulut.

Pasta gigi Enzim memberikan perlindungan dan kebersihan tanpa menghasilkan busa yang mengganggu. Dengan menggunakan pasta gigi Enzim, Anda dapat memastikan bahwa napas tetap segar, bahkan saat berpuasa. Jadikan pasta gigi Enzim sebagai pilihan utama Anda dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut setiap hari.

Sehat Tanpa Busa