Loading...

Seputar Puasa

A : Bau mulut yang timbul pada saat berpuasa disebabkan berkurangnya produksi air ludah. Penurunan produksi air ludah berkaitan erat dengan tidak adanya aktifitas pengunyahan yang dilakukan pada saat berpuasa. Kekurangan air ludah ini menyebabkan pasokan oksigen di dalam mulut menjadi sedikit, sehingga bakteri anaerob berkembang biak tidak terkontrol, dan akan memutuskan rangkaian protein dalam air ludah, dan menghasilkan Sulfur ( VSC ) yg terdiri dari Hydrogen Sulfide – Metyl Mercaptan – Dimetyl Sulfide yang akan menimbulkan BAU MULUT
A : Saat berpuasa mulut terasa kering karena produksi air ludah berkurang. Produksi kelenjar ludah sangat dipengaruhi oleh rangsangan-rangsangan yang diterimanya seperti pengunyahan, aroma masakan, aktifitas berbicara, dll. Semakin besar rangsangan yang diterima maka volume air ludah yang diproduksi juga akan semakin banyak. Pada saat berpuasa, aktivitas yang berhubungan dengan rongga mulut jauh menurun. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya produksi air ludah, sehingga mulut menjadi kering. Mulut yang kering memicu timbulnya bau mulut.
A : Ya ! Penggunaan rutin pasta gigi enzim selama berpuasa akan menghilangkan bau mulut. Pasta gigi enzim tidak mengandung deterjen (sodium lauril sulfat) yang menyebabkan mulut menjadi lebih kering dan kandungan enzim-enzim dalam pasta gigi akan meningkatkan kualitas air ludah dalam mengontrol perkembangbiakan bakteri, termasuk bakteri anaerob penyebab bau mulut.